Salahkah tidak mengejar kebahagiaan?
Salah bila kita tidak fight untuk mencapai impian kita. Itu pandangan teman saat makan siang. Pembicaraan timbul karena dia melihat perubahan yang terjadi dalam diri saya. Hidup saya saat ini memang seperti air mengalir. Perlu diketahui impian saya dulu adalah menjadi kaya (materi). Dengan kaya maka saya bisa menikmati hidup. Entah itu untuk membeli rumah, naik mobil mewah, punya investasi dan lain sebagainya.
Apakah artinya impian? Impian adalah kondisi yang saat ini belum terjadi. Dalam bentuk apapun itu selalu berujung pada pencarian kebahagiaan. Jadi bahasanya mungkin berubah, Salahkah bila kita tidak mengejar kebahagiaan? Manusia sekaliber Gandhi pun dalam kesederhanaannya mencari kebahagiaan, hanya bentuk yang berbeda.
Yang menggelitik adalah komentar teman yang melihat saya kurang fight. Mungkin karena dia mencerminkan impiannya ke dalam diri saya. Mungkin tulisan Mas Pitoyo Kapan Harus Bersyukur dapat menjawab juga. Jadi pertanyaan salahkah tidak mengejar kebahagiaan sebenarnya tidak ada.
Antara mengejar impian, berhenti sejenak dan mengencangkan doa – semua itu perlu keseimbangan..semoga dengan tulisan ini bisa selalu semangat dalam mengejar impiannya dan mempersunguh ibadahnya – trims buat postingannya.. it is inspiring, indeed.
Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari afrika barat..
Domba Garut!
Agustus 14, 2007 at 7:42 pm
Ayo jangan berhenti menulis ya.
Kang Adhi
Agustus 14, 2007 at 8:53 pm