Burung Gereja

Cinta Yang Kebablasan

Seorang istri berkata kepada suami yang baru saja memiliki selingkuhan baru, “Aku tidak mau diceraikan karena cintaku sangat dalam”. Sang suami berkata, “Aku mau cari istri baru karena kamu hanya memberi 50% cintamu untukku”.

Dalam percakapan yang lain, istri ternyata sangat mencintai suami. Saking sayangnya dia memperkenankan suami “jajan” dan berganti-ganti pasangan. Ini kebiasaan suami yang dia maklumi sejak dari jaman pacaran. Yang penting “botolnya” pulang tiap malam. Sekarang dengan anak dua orang, tingkah laku suami semakin menjadi. Beberapa alasan yang membuat suami berniat cari istri baru:

  • Kurang kurus.
  • Kurang ngurus anak dan keluarga suami.
  • Kurang sayang suami.
  • dst. …

Ada hal yang menarik bahwa istri sedemikian cinta suami – sehingga memberikan kebebasan yang luar biasa. Istri mana yang bakal masak cap cay tetapi memperkenankan suami beli ikan asin? Weleh enak tenan. Sayangnya dalam demokratisasi cinta yang kebablasan ini istri lupa untuk memperlihatkan cintanya kepada suami. Alhasil suami cuma bilang, “Cinta mu hanya 50% untukku …”

Ditulis oleh Cayadi

Maret 18, 2008 pada 7:53 am

Ditulis dalam Keluarga, Renungan

3 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. Allo ??? Buat Lyanita Tantri yang semakin sombong salam kenal dari Bagus

    Bagus Untung

    Oktober 22, 2008 pada 1:48 pm

  2. HeI SiaPa KamU AnAk ManA ??? Nga MaKsUD NgIrIm peSaNNya WeEeEeEeE ???

    Rian Arifianto

    Oktober 22, 2008 pada 1:50 pm

  3. @Bagus & @Rian: salam kenal – namun maaf saya tidak melihat relevansi comment dengan artikel.

    Cayadi

    Oktober 23, 2008 pada 8:09 pm


Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.